HarianPendidikan.co.id
  • Beranda
  • Headline
  • Pemerintahan
    • Provinsi
    • Daerah
  • Universitas
  • SMA/SMK
  • SMP
  • SD
  • TK/PAUD
  • Kurikulum
  • Profil
  • Teknologi
  • Nasional
No Result
View All Result
HarianPendidikan.co.id
  • Beranda
  • Headline
  • Pemerintahan
    • Provinsi
    • Daerah
  • Universitas
  • SMA/SMK
  • SMP
  • SD
  • TK/PAUD
  • Kurikulum
  • Profil
  • Teknologi
  • Nasional
No Result
View All Result
HarianPendidikan.co.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Headline
  • Pendidikan
  • SMP
  • SD
  • SMA/SMK
  • TK/PAUD
  • Universitas
Home Pemerintahan Daerah

40 Personil TNI Diperintah Presiden dan Petinggi TNI Padamkan Api di TNWK Lampung

Redaksi by Redaksi
26 Agustus 2026 | 17:37
in Daerah, Ekonomi, Headline, Hukum, Nasional, Olahraga, Pemerintahan, Pendidikan, Politik, Provinsi, Sosial, Teknologi, Universitas
Share on FacebookShare on Twitter

LAMPUNG TIMUR – Empat puluh personel TNI terjun dari pesawat menuju kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Selasa (25/8/2026). Mereka bukan datang melalui jalan darat, melainkan diterjunkan langsung ke kawasan yang sulit dijangkau.

Mereka adalah Tim Alfa, tim yang dibentuk atas perintah Presiden dan pimpinan TNI dengan personel yang memiliki kemampuan khusus,dari sejumlah personel matra TNI yang berbeda, terutama kemampuan lintas udara.

Misi mereka kali ini bukan operasi berperang atau bertempur. Namun Para penerjun membawa perlengkapan pemadam dan ditugaskan menyisir Kawasan hutan yang kali ini berada di TNWK untuk mencari serta memadamkan hotspot atau titik-titk api yang telah ditentukan koordinatnya yang masih berpotensi berkembang menjadi kebakaran.

Menarik Dibaca. . .

Pemprov Lampung Perkuat Kepastian Hukum Lingkungan, Iklim Investasi Tetap Dijaga

Pemprov Lampung Perkuat Kepastian Hukum Lingkungan, Iklim Investasi Tetap Dijaga

5 November 2026 | 19:28
Ekonomi Lampung Tunjukkan Kinerja Positif hingga Triwulan III 2026

Ekonomi Lampung Tunjukkan Kinerja Positif hingga Triwulan III 2026

5 November 2026 | 19:23
Sekdaprov Marindo Kukuhkan Tiga Pengurus Korpri Daerah, Perkuat Soliditas Sambut Pornas 2027

Sekdaprov Marindo Kukuhkan Tiga Pengurus Korpri Daerah, Perkuat Soliditas Sambut Pornas 2027

5 November 2026 | 19:10
Gubernur Lampung Siapkan Tiga Langkah Perkuat Investasi, Bidik Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Gubernur Lampung Siapkan Tiga Langkah Perkuat Investasi, Bidik Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

4 November 2026 | 16:27

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan, kemampuan utama Tim Alfa adalah menjangkau wilayah yang terisolasi ketika akses darat maupun laut tidak memungkinkan.

“Tim Alfa adalah tim yang dibentuk atas perintah Bapak Presiden dan Panglima TNI. Tim ini terdiri dari personel-personel yang memiliki kemampuan khusus, utamanya sebagai pasukan lintas udara,” kata Kristomei.

Menurut dia, kemampuan tersebut menjadi penting pada saat dibutuhkan kecepatan dan lokasi yang harus ditangani sulit ditembus dengan kendaraan dengan medan-medan tertentu.

“Jika akses darat itu sulit dan akses laut tidak ada, dan butuh kecepatan response satu-satunya cara adalah dengan diterjunkan dari udara,” ujarnya.

*Bukan Sekadar Pasukan yang Bisa Terjun dari Pesawat*

Konsep Tim Alfa di TNWK bukan sekadar menerjunkan personel dari udara. Operasi dimulai dengan pemetaan lokasi menggunakan Drone thermal atau jenis pesawat tanpa awak pemantauan udara yang dilengkapi kamera inframerah khusus untuk mendeteksi dan mengukur suhu panas suatu objek.

Drone terlebih dahulu mencari area dengan anomali suhu yang mengindikasikan hotspot. Data koordinat kemudian diberikan kepada Tim Alfa agar penerjun dapat diarahkan ke lokasi yang tepat.

“Setelah drone kita terbangkan untuk melihat di mana titik-titik hotspot yang masih memungkinkan untuk terjadi kebakaran, data-data itu kita berikan kepada Tim Alfa,” kata Kristomei.

Data tersebut menjadi acuan bagi pilot untuk menentukan titik penerjunan.

“Pilot bisa menentukan koordinat yang sudah kita berikan untuk menerjunkan para penerjun tadi di titik koordinat yang sudah kita hasilkan dari survei,” lanjutnya.

Begitu mendarat, tugas belum selesai. Para personel langsung bergerak menyisir kawasan dengan membawa peralatan pemadam untuk mencari sumber panas dan mencegah bara kembali menjadi api.

“Dia terjun sambil membawa alat pemadam kebakaran. Begitu dia turun, langsung bergerak menyisir mana-mana kira-kira titik-titik api yang masih ada berapi untuk dipadamkan supaya tidak berkembang menjadi api lagi,” ujar Kristomei.

*Kemampuan yang Dipakai Dunia untuk Menembus Wilayah Terisolasi*

Pemanfaatan pasukan lintas udara untuk misi kemanusiaan bukan konsep baru.

Dalam penanganan gempa Sichuan, China, pada 2008, pasukan airborne diterjunkan ke wilayah yang terputus akibat bencana. Pada 14 Mei 2008, sebanyak 15 personel pasukan lintas udara diterjunkan ke Maoxian, wilayah yang akses komunikasinya terputus dan sulit dijangkau. Mereka membawa perangkat komunikasi dan pengintaian untuk mengirimkan informasi kondisi lapangan kepada komando.

Bahkan, salah satu fungsi penting pasukan tersebut adalah membuka akses informasi sebelum bantuan berikutnya masuk. Dalam salah satu operasi di Songpan, pasukan airborne yang diterjunkan menggunakan komunikasi satelit untuk melaporkan kondisi lokasi dan membantu mengarahkan pesawat pembawa bantuan.

Artinya, keunggulan pasukan lintas udara bukan hanya kemampuan mendarat dari udara, tetapi kemampuan membawa personel dan perlengkapan ke lokasi yang tidak bisa segera dicapai melalui jalur konvensional.

Konsep serupa juga terlihat dalam respons Amerika Serikat terhadap gempa Haiti 2010. Unsur 82nd Airborne Division dikerahkan dalam Operation Unified Response untuk membantu keamanan dan distribusi bantuan kemanusiaan setelah gempa besar menghantam Haiti.

*Dari Misi Penyelamatan hingga Memadamkan Kebakaran*

Dalam berbagai operasi kemanusiaan, kemampuan lintas udara dapat digunakan ketika waktu menjadi faktor penting dan akses menjadi persoalan utama.

Di Sichuan, pasukan diterjunkan karena jalan terputus dan wilayah bencana sulit ditembus. Di Haiti, pasukan airborne menjadi bagian dari operasi bantuan setelah infrastruktur lumpuh.

Di TNWK, prinsip yang sama diterapkan dengan sasaran berbeda: bukan mencari korban gempa atau membuka jalur bantuan, melainkan mengejar hotspot sebelum kembali menjadi kobaran api.

Kristomei menyebut penggunaan pasukan lintas udara untuk misi kemanusiaan merupakan bagian dari konsep Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

“Itulah kira-kira konsepnya untuk kenapa pasukan lintas udara digunakan dalam rangka penggunaan misi kemanusiaan dalam rangka operasi militer selain perang (OMSP),” Ungkap mantan Kapuspen TNI Mayjen Kristomie.

*Mengapa Tim Alfa Dibutuhkan di Way Kambas?*

Jawabannya ada pada medan.

Sebagian kawasan yang terbakar di TNWK merupakan savana dan alang-alang dengan akses yang tidak mudah dijangkau. Kondisi tersebut membuat pemadaman dari darat tidak selalu dapat dilakukan dengan cepat.

Karena itu, Tim Alfa digunakan sebagai ujung tombak untuk menembus lokasi yang sulit dijangkau, sementara drone telah berfungsi sebagai mata dari udara.

Konsepnya dibuat berlapis: drone mencari hotspot, data koordinat dikirimkan, Tim Alfa diterjunkan, lalu personel menyisir lokasi dan melakukan pemadaman.

Selain penerjun, operasi juga didukung helikopter water bombing dan drone penyemprot untuk menjangkau area yang sulit dimasuki personel dengan berjalan kaki.

“Tadi juga ada fast roping dengan menggunakan heli,kemudian heli water bombing. Yang juga sama konsepnya sebenarnya untuk kebutuhan kecepatan dan memadamkan hotspot-hotspot yang susah dijangkau dengan jalan kaki,” kata Kristomei.

Bagi TNI, pengerahan Tim Alfa ke TNWK menjadi contoh bagaimana kemampuan yang selama ini identik dengan operasi lintas udara dapat dialihkan untuk misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Dan di Way Kambas, kemampuan itu kini diarahkan pada satu tujuan: kebutuhan kecepatan dan menembus kawasan yang sulit dijangkau dan memadamkan bara sebelum kembali membara.(rls/2n)

24
Previous Post

Gubernur Mirza Majukan Desa dengan Strategi Investasi Intelektual dan Spiritual

Next Post

Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu, Modifikasi Cuaca Diperkuat Water Bombing

Redaksi

Redaksi

Related Posts

Pemprov Lampung Perkuat Kepastian Hukum Lingkungan, Iklim Investasi Tetap Dijaga
Daerah

Pemprov Lampung Perkuat Kepastian Hukum Lingkungan, Iklim Investasi Tetap Dijaga

8 jam ago
Ekonomi Lampung Tunjukkan Kinerja Positif hingga Triwulan III 2026
Daerah

Ekonomi Lampung Tunjukkan Kinerja Positif hingga Triwulan III 2026

8 jam ago
Sekdaprov Marindo Kukuhkan Tiga Pengurus Korpri Daerah, Perkuat Soliditas Sambut Pornas 2027
Daerah

Sekdaprov Marindo Kukuhkan Tiga Pengurus Korpri Daerah, Perkuat Soliditas Sambut Pornas 2027

8 jam ago
Gubernur Lampung Siapkan Tiga Langkah Perkuat Investasi, Bidik Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Daerah

Gubernur Lampung Siapkan Tiga Langkah Perkuat Investasi, Bidik Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

1 hari ago
Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Alam
Daerah

Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Alam

1 hari ago
Soal Kerukunan Umat Beragama, FKUB Gelar Sosialisasi di  Kecamatan Abung Kunang
Daerah

Soal Kerukunan Umat Beragama, FKUB Gelar Sosialisasi di  Kecamatan Abung Kunang

2 hari ago
Load More
Next Post
Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu, Modifikasi Cuaca Diperkuat Water Bombing

Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu, Modifikasi Cuaca Diperkuat Water Bombing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan

    Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Lampung Siapkan Tiga Langkah Perkuat Investasi, Bidik Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Mirza Dorong Mulangmaya Jadi Desa Wisata Budaya Unggulan di Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Jihan Nurlela Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pasar Kota Krui

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Kerukunan Umat Beragama, FKUB Gelar Sosialisasi di  Kecamatan Abung Kunang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Harianpendidikan.co.id © 2026 Web Development PT.TAB | TabWeb

  • Login
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pemerintahan
    • Provinsi
    • Daerah
  • Headline
  • Pendidikan
  • SMP
  • SD
  • SMA/SMK
  • TK/PAUD
  • Universitas

Hak Cipta Harianpendidikan.co.id © 2026 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In