ABUNG KUNANG – Kepala Dinas(Kadis) Sosial Kabupaten Lampung Utara(Lampura) Hi. Imam Hanafi, mengunjungi Balita tanpa anus di Desa Sabuk Indah Kecamatan Abung Kunang, Sabtu 06 Juni 2026. Kehadiran Kadis Sosial Imam Hanafi berserta jajarannya dalam rangka untuk mengetahui secara persis kondisi balita anak pertama dari Erwin tersebut. Tampak juga dalam kesempatan itu Kepala Pustu Desa setempat, Sekdes Sabuk Indah Tarji Salim dan Kasi Kesra Maryani, serta ASN PPPK Kemensos RI Dirjen Perlindungan Sosial Non Kebencanaan Ifranto Kunzeri, dan ASN PPPK Pemberdayaan Sosial Masyarakat Riduan.
Dalam kesempatan itu, Kadis Sosial mengatakan, berbagai permasalahan sosial merupakan tanggungjawab bersama baik pemerintah tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga ke tingkat desa. “Kita siap hadir ditengah-tengah masyarakat, meski hari ini(Sabtu, Red) hari libur kita siap hadir. Sesuai semboyan kementerian sosial ‘Selalu ada kabar baik’, ini yang kerap diperintahkan bapak bupati dan wakil bupati,”katanya.
Dalam kesempatan itu juga Imam Hanafi sempat menanyakan soal berbagai bantuan sosial seperti PKH, BPNT, KIS yang mesti diterima oleh masyarakat ekonomi lemah. Meski begitu, imam Hanafi juga menyarankan pihak desa membuat surat ke Badan Amil Zakat Nasional(Baznas) untuk membantu biaya operasi dan biaya operasional saat perawatan pasca operasi. “Nanti saya akan telepon juga pihak Baznasnya. Kita juga minta kepada pihak desa untuk mengajukan permohonan kepada dinas Kesehatan agar dapat segera ditindak lanjuti yang maksimal. Karena balita tanpa anus ini harus segera ditangani. Agar bisa hidup normal seperti anak pada umumnya,” kata dia.
Terkait dengan hal tersebut, lanjut Imam Hanafi merupakan respon kasus dan semua laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai dengan tupoksi dinas sosial.”Kita menghimbau berbagai permasalahan sosial bisa dilaporkan, agar bisa dicarikan solusinya. Termasuk jika ada warga yang sakit, langsung saja bawa ke rumah sakit meski BPJSnya non aktif. Nanti kita akan aktifkan BPJSnya. Termasuk juga yang sedang menjalani rawat jalan. Dan ini programnya gratis alias tidak ada pungutan biaya apapun. Tapi semua prosedur harus melalui desa, sesuai dengan persyaratan yang ada,”tegas dia.
Sementara Ifranto Kunzeri selaku ASN PPPK Kemensos RI Ditjen Perlindungan Jaminan Sosial Non Kebencanaan menambahkan, jika pihaknya mendapatkan adanya keluhan masyarakat, anak yang tidak memiliki anus sejak lahir. Untuk itu dirinya melaporkan ke Dinas Sosial Lampung Utara, untuk diberikan bantuan sosial guna meringankan beban keluarga penerima manfaat. Namun menurut pihak puskesmas anak atas nama Zaidan Maulana, belum bisa menjalani operasi karena usianya belum lima tahun. “Namun paling tidak pihak dinas sosial sudah mengatahui ini. Kita berharap, berbagai permasalahan sosial yang ada dilapangan dapat segera ditangani dengan baik, sebagai petugas sosial kita siap membantu masyarakat,”katanya sambil menyebut, bantuan sementara yang diserahkan berupa makanan siap saji, sembako dan kelengkapan lainnya.
Sementara, Erwin selaku ayah Zidan Maulana, mengucapkan banyak terima kasih kepada Kadis Sosial yang sudah menyempatkan diri untuk datang ke kediamannya. Menurutnya peran serta petugas sosial dilapangan sudah sangat membantu keluarganya.”Terima kasih pak Bupati, Pak Wakil bupati, Pak Kadis Sosial, atas bantuannya. Semua ini tidak terlepas dari peran serta petugas sosial yang ada di Lapangan khususnya di Desa Sabuk Indah ini,” singkatnya.(2n)












